Perhutani KPH Cianjur Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Karhutla

Keamanan Tanggal: 2026 - 07 - 31 199 views Penulis: Rafi
Perhutani KPH Cianjur Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Karhutla
Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur melaksanakan patroli gabungan malam hari bersama Kepolisian Sektor (Polsek), Pemerintah Desa Cibadak, dan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Cibeber pada Rabu (29/07) malam hingga Kamis (30/07) dini hari. Kegiatan ini dilakukan untuk memperketat pengawasan kawasan hutan dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut) yang berpotensi terjadi pada jam-jam rawan.

Patroli ini melibatkan personel Polisi Kehutanan (Polhut) KPH Cianjur, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek), Pemerintah Desa Cibadak yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa, serta tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Cibeber. Langkah ini diambil karena potensi kelalaian manusia seperti pembakaran hutan dan lahan yang ditinggalkan atau aktivitas ilegal sering terjadi pada malam hari.

Tim gabungan menyusuri titik-titik rawan, memeriksa jalur akses menuju kawasan hutan, serta melakukan pemantauan dan pemetaan terhadap potensi titik api maupun aktivitas mencurigakan yang lebih mudah terdeteksi pada malam hari.

Ditempat terpisah Administratur Perhutani KPH Cianjur, Herdy Indriawan, menjelaskan bahwa pengawasan di malam hari memiliki tingkat tantangan yang lebih tinggi sehingga membutuhkan sinergi yang solid.

“Kerawanan hutan tidak turun saat matahari terbenam, justru malam hari menjadi waktu yang krusial untuk dipantau karena jarak pandang terbatas. Kami berterima kasih kepada Polsek, Kepala Desa Cibadak, dan tim Damkar Cibeber yang mendampingi tim Polhut demi memastikan tidak ada aktivitas ilegal maupun percikan api tersembunyi di area hutan,” ujarnya.

Kepala Desa Cibadak, Elan Hermawan, menambahkan bahwa kehadiran aparat gabungan di malam hari memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pinggiran hutan.

“Patroli malam ini sangat penting. Selain mencegah kebakaran akibat kelalaian warga atau pemburu, ini juga meminimalisir tindak kejahatan di sekitar desa kami. Kami berharap masyarakat yang beraktivitas di sekitar hutan pada malam hari bisa lebih waspada dan segera melapor jika melihat kejanggalan,” tuturnya.

Salah satu tim Damkar Unit Cibeber, Asep Purnama, menegaskan kesiapan armada dan taktik penanganan kebakaran pada kondisi minim cahaya.

“Medan hutan di malam hari tentu lebih berisiko bagi pergerakan armada pemadam. Melalui patroli malam bersama ini, kami dari Damkar Cibeber bisa memetakan akses jalan, sumber air terdekat, dan titik evakuasi darurat, sehingga jika terjadi situasi merah di malam hari, respons kami bisa tetap cepat, tepat, dan selamat,” tegasnya.
(Kom-PHT/Cjr/HN)