Perhutani Tasikmalaya Dukung Penguatan Hilirisasi Aren dan Peluang Investasi Daerah

Sinergi Tanggal: 2026-09-09T17:00:00.000Z 112 views Penulis: Dian
Perhutani Tasikmalaya Dukung Penguatan Hilirisasi Aren dan Peluang Investasi Daerah
Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya turut mendukung pengembangan potensi komoditas aren melalui kehadiran dalam kegiatan Temu Investasi Pengelola Produk Hilirisasi Aren di Kabupaten Tasikmalaya yang berlangsung di Gedung Pendopo Baru Bupati Tasikmalaya, Senin (07/09).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Administratur/KKPH Tasikmalaya Rodiana Rahman dan menjadi forum yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam membahas potensi investasi serta pengembangan produk aren agar memiliki nilai tambah dan daya saing.

Turut hadir Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, jajaran Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya, perwakilan BUMN, BUMD, serta para camat di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan potensi komoditas lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

Wakil Administratur/KKPH Tasikmalaya Rodiana Rahman menyampaikan bahwa komoditas aren memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui hilirisasi dan kemitraan. Menurutnya, pengelolaan potensi sumber daya perlu memperhatikan keseimbangan antara manfaat ekonomi bagi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

“Perhutani melihat hilirisasi aren sebagai salah satu bentuk pengembangan nilai tambah dari potensi yang ada di daerah. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, BUMN, BUMD, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pengelolaan komoditas agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas,” ujar Rodiana.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan bahwa potensi aren di Kabupaten Tasikmalaya memiliki peluang untuk dikembangkan melalui hilirisasi sehingga dapat memberikan nilai tambah sekaligus mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

“Aren merupakan salah satu potensi yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar. Karena itu, pengembangan produk turunan aren menjadi bagian penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas. Hal tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, BUMD, pelaku usaha, dan masyarakat,” ungkap Cecep.

Ia menambahkan bahwa forum temu investasi menjadi sarana mempertemukan potensi daerah dengan pihak yang memiliki kapasitas investasi dan pengembangan usaha. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk bertukar informasi mengenai potensi dan peluang pengembangan produk hilirisasi aren di Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam kegiatan tersebut, Perhutani KPH Tasikmalaya menjadi salah satu unsur yang hadir dalam pembahasan pengembangan potensi komoditas aren. Keberadaan aren sebagai bagian dari potensi hasil hutan dan agroforestri menunjukkan keterkaitan antara pengelolaan sumber daya hutan dengan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan.

Temu investasi juga menjadi sarana membangun komunikasi antara pengelola produk hilirisasi dengan calon mitra dan pemangku kepentingan terkait. Pembahasan mencakup pengembangan rantai nilai produk aren, mulai dari budidaya, pengolahan, pengemasan hingga pemasaran.

Melalui keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut, Perhutani KPH Tasikmalaya menunjukkan dukungan terhadap upaya pengembangan potensi ekonomi daerah yang tetap memperhatikan prinsip pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Artikel Terkait

Perhutani KPH Tasikmalaya dan BPBD Perkuat Sinergi
Sinergi
2026-09-11T17:00:00.000Z
Perhutani KPH Tasikmalaya Hadiri HUT Pramuka ke-65
Sinergi
2026-09-12T17:00:00.000Z
Perhutani KPH Tasikmalaya Perkuat Sinergi dengan B
Sinergi
2026-09-02T17:00:00.000Z
Perhutani KPH Purwakarta Perkuat Sinergi dengan Yo
Sinergi
2026-09-18T17:00:00.000Z